"Selamat Datang di JARBIM BLOG"

Senin, 07 September 2009

baNdaR udaRa Adi SucipTo YogyakaRTa.........


Marsekal Muda Anumerta Agustinus Adisucipto



Langsung ke: navigasi, cari
Bandara Adi Sutjipto



Kode IATA JOG
Kode ICAO WARJ
Lokasi Sleman, DI Yogyakarta
Negara Indonesia
Pengelola {{{pengelola}}}
Tipe sipil dan militer
Zona waktu UTC+7
Elevasi 107 m (350 f)
Koordinat 7° 47′ 17,45″ LS,
110° 25′ 54,33″ BT
Landas pacu
Arah Panjang Permukaan
ft m
09/27 7.215 2.240 aspal
09R/27L 4.385 1.337 rumput/tanah

Bandara Adi Sutjipto adalah bandar udara yang terletak di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kode ICAOnya WARJ (dahulu WIIJ), Kode IATA: JOG.

Bandar udara ini dulu dinamakan Maguwo, sesuai dengan nama desa tempatnya berada (Maguwoharjo). Penggantian nama dilakukan setelah pesawat Dakota VT-CLA yang dikemudikan oleh Marsekal Muda Anumerta Agustinus Adisutjipto ditembak jatuh oleh pesawat Belanda tanggal 29 Juli 1947. Semula merupakan lapangan udara militer, namun penggunaannya diperluas untuk kepentingan sipil. Hingga sekarang masih terdapat bagian yang merupakan daerah tertutup (terbatas untuk kegiatan militer).

Luas bandara: 88,690 m², dengan dua landasan pacu.

Sampai akhir tahun 2004, diperkirakan sudah lebih dari 2 juta penumpang setiap tahun yang dilayani.

[sunting] Penerbangan Internasional

Bandara Adisucipto menjelma menjadi bandara internasional pada tanggal 21 Februari 2004. Pada saat itu, Garuda Indonesia mengoperasikan rute Yogyakarta - Kuala Lumpur. Sebulan selanjutnya, giliran Singapore yang dikunjungi oleh Garuda Indonesia. Sekitar bulan November 2006, Garuda Indonesia menghentikan rute - rute internasional.

Tetapi pada tanggal 30 Januari 2008, penerbangan internasional dilanjutkan kembali dengan menghadirkan Air Asia yang mengoperasikan Airbus A320 dengan rute Yogyakarta - Kuala Lumpur. Sejak 1 Februari 2008, Malaysia Airlines turut datang ke Yogyakarta dengan mengoperasikan Boeing 737-400.

Bulan April 2008, Air Asia membuat rute Yogyakarta - Kuala Lumpur menjadi setiap hari.

Dan tanggal 16 Desember 2008, Garuda Indonesia kembali melayani rute Yogyakarta - Singapore mulai jam 18.00 WIB, setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.

[sunting] Maskapai

[sunting] Pranala luar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar