"Selamat Datang di JARBIM BLOG"

Selasa, 25 Agustus 2009

DEKLARASI KCC 9 KOST CRISIS CENTRE

Perkembangan pendidikan di Kota Yogyakarta mendapat perhatian masyarakat luas, tentunya ini menjadi salah satu konsekuensi predikat yang disandang oleh Kota Yogyakarta. Perhatian tersebut tidak hanya dalam bidang akademis yang diraih. Hal yang sangat menonjol yang dapat mengundurkan predikat kota adalah maraknya penggunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa. Hal itu juga didukung oleh aturan yang kurang tegas bagi pemilik pemondokan. Oleh sebeb itu pada saat ini pemerintah Kota telah menerbitkan perda yang mengatur masalah pondokan. Hal itu untuk mencegah terjadi hal-hal yang dapat mencemarkan citra kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan budaya. Atas dasar itulah maka Tim Penggerak PKK Kota dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah se- Indonesia Yogyakarta secara moral ikut bertanggungjawab untuk mencarikan solusi alternatif untuk mencegah tindakan yang negatif yang timbul akibat ulah mahasiswa dapat diantisipasi maka dibentuklah Kos Crisis Center [ KCC ]. Dengan lembaga ini diharapkan akan dapat membantu untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat yang ada diluar Yogyakarta.
Untuk itulah beberapa waktu yang lalu Bapak Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto telah mendeklarasikan keberadaan Kos Crisis Center [ KCC ] dan melauncing “ Buku Harian Anak Kos “ di Balaikota, dalam sambutannya Walikota mengharapkan supaya KCC hendaknya dapat menjembatani antara anak kos, pemilik pondokan, orang tua, masyarakat dan pemerintah, sehingga dapat mewujudkan hubungan yang sinergis dan dapat menciptakan suasana yang kondusif demi keberhasilan pendidikan anak kos. Disamping itu KCC diharapkan juga menjadi wadah yang mampu membantu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan anak-anak kos.
Pemerintah sangat memberikan apresiasi yang tinggi tentang diterbitkannya Buku Harian Anak Kos ini, untuk itu diharapkan buku ini dapat menjadi pentunjuk bagi pelajar dan mahasiswa yang akan melanjutkan studi di Kota Yogyakarta ini.
Buku ini disamping memberikan berbagai informasi tentang pendidikan kota Yogyakarta, juga ada kisah sukses beberapa anak kos yang berhasil meraih kesuksesan belajar di Kota , sehingga akan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi mereka yang sedang dan akan belajar di Kota Yogyakarta.
Ketua KCC Dra Amiroh Setiyowati dalam laporannya mengatakan bahwa latar belakang dibentuknya KCC adalah saat ini telah terjadi degradasi moral yang akhir-akhir ini melanda mahasiswa, dan maraknya penggunaan obat-obatan terlarang yang marak dikalangan pelajar dan mahasiswa, hal ini bila tidak segera disikapi akan mengakibatkan kehancuran generasi muda dimasa mendatang, disamping akan berakibat terhapusnya predikat Yogyakarta sebagai kota pelajar. Oleh sebab itu dengan dibentuknya KCC yang bertujuan mempertahankan reputasi Kota Yogyakarta sebagai kota pelajar dan kota budaya, memberikan informasi tentang berbagai hal seperti pendidikan, sosial, budaya, kos-kosan dan kota Yogyakarta, serta meningkatkan komunikasi antara pemerintah, masyarakat, mahasiswa di kota yogyakarta, dapat menemukan permasalahan dan memberikan solusi kongkrit dalam kehidupan masyarakat kota Yogyakarta. Disamping itu KCC juga memiliki Visi yaitu berorientasi pada pendidikan, kebudayaan, sosial dan relijius untuk mewujudkan masyarakat Yogyakarta yang beretika dan bermoral pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya, sedangkan misinya adalah mempertahankan citra Yogyakarta sebagai kota pendidikan, budaya, pariwisata, dan miniatur Indonesia dengan menunjang norma-norma agama, mwujudkan Yogyakarta sebagai Kota Yang Berhati Nyaman, menemukan permasalahan dan memberikan solusi kongkrit dalam kehidupan masyarakat Kota Yogyakarta pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya serta sebagai wadah untuk mengakomodir dan menyelesaikan permasalahan yang ada pada kos-kosan /pondokan.
KCC merupakan organisasi sosial yang bergerak dalam bidang informasi dan komunikasi, bidang pendidikan dan pelatihan, bidang konsultasi dan pendampingan, bidang seni budaya dan olahraga. Sebagai kota pelajar Yogyakarta diserbu calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan dengan hadirnya mahasiswa secara ekonomi akan meningkatkan pendapatan masyarakat Yogyakarta namun disisi lain bila tidak dikelola dengan baik akan menjadi bumerang bagi kota ini. Dengan dibentuknya KCC ini akan mempermudah calon mahasiswa mendapatkan informasi yang benar tentang pendidikan di Kota ini, sehingga akan terhindar dari brosur-brosur lembaga pendidikan yang menyesatkan.

(UPIK / HUMAS KOTA JOGJA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar